Inilah Unsur Lahirnya Planet di Alam Semesta

28 Nov

Inilah Unsur Penting Lahirnya Planet di Alam 

detail berita

Tiga skenario sabuk asteroid, hanya satu yang menimbulkan kehidupan (NASA)

CALIFORNIA – Asteroid tidak dianggap sebagai penanda kehidupan, di mana pada waktu silam, asteroid membunuh spesies dinosaurus dan beberapa makluk hidup yang ada pada saat itu. Namun, teori terbaru mengatakan, asteroid mungkin lebih penting dalam kehidupan alam semesta.

Kenyataannya, asteroid mungkin penting dan menjadi faktor penentu dalam mengembangkan kehidupan di suatu planet. Pertama, asteroid membawa air dan bahan organik bagi planet baru yang lahir untuk menciptakan kondisi guna memunculkan kehidupan. Selain itu, asteroid sebenarnya dapat memicu evolusi.

Sebuah asteroid besar yang menghantam planet, menciptakan kondisi kehidupan yang harus mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya, inilah yang masuk dalam teori punctuated equilibrium.

Monthly Notices of the Royal Astronomical Society yang diterbitkan oleh NASA Sagan Felow dari University of Colorado Rebecca Martin dan Astronom daro Space Telescope Science Intintute di Baltimore menununjukan bahwa sabuk asteroid pada jarak yang tepat sangat penting bagi kehidupan. Demikian dilansir dari Softpedia, Minggu (4/11/2012).

“Studi kami menunjukan, hanya sebagian kecil dari sistem planet yang diamati sampai saat ini ternyata planet raksasa memiliki lokasi yang tepat untuk menghasilkan sabuk asteroid dengan ukuran yang sesuai,” kata Martin.

“Studi kami menunjukan bahwa sistem tata surya kita mungkin agak khusus,” ungkapnya.

Dalam laporannya, mereka menyimpulkan melalui beberapa teori dengan data histori mengungkap bahwa kehidupan membutuhkan sebuah planet seukuran Jupiter dan bidang asteroid untuk memungkinkan planet-planet kecil membentuk gaya gravitasi yang besar untuk berkembang.

Faktanya, kondisi haruslah tepat agar sebuah planet dapat berkembang. “Untuk memilki kondisi yang ideal, Anda memerlukan sebuah planet raksasa seperti Jupiter yang berada di luar sabuk asteroid yang bermigrasi namun tidak melalui sabuk asteroid,” papar Livio.

“Bila sebuah planet besar seperti Jupiter bermigrasi melalui sabuk, akan menyebarkan material. Jika sebuah planet besar tidak bermigrasi sama sekali, tidak baik, pasalnya sabuk asteroid akan terlalu besar. Sehingga menimbulkan hantaman-hantaman asteroid, akibatnya kehidupan tidak pernah berevolusi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: